Legenda Pintu Bledeg
Alkisah, suatu hari Ki Ageng Selo sibuk bekerja
mencangkul disawahnya yang terbentang luas. mendadak hari menjadi mendung,
sebentar kemudian hujan datang dengan derasnya. terpaksalah ki Ageng Selo
berhenti mencangkul. sambil menggerutu sendirian ;” sawah iki kemendungan”.
padahal beberapa ratus meter disekitarnya tidak mendung dan tidak hujan.
pantaslah ki Ageng Selo segera pindah mencangkul di sawahnya yang tidak
kemendungan ( mendung ).
